Banner

ADVERTISE

Payung Teduh x Ralph Breaks the Internet.

|

padapanik.com - Setelah merilis album keempat berjudul "Mendengar suara", Nama Payung teduh pelan-pelan mulai naik kembali. Sayangnya album keempat mereka tersebut rampung sebelum formasi baru mereka terbentuk. Sehingga album "Mendengar Suara" berisi banyak sekali kolaborasi dengan musisi-musisi teater. Efek samping nya, lagu-lagu mereka sulit dibawakan ketika manggung (karena vokalis nya beda-beda).

Kabar gembira nya adalah kembali nya Aziz Comi (Contra Bass) bikin Payung teduh semakin solid. Menonton Payung teduh yang sekarang ini juga aura nya beda gitu, lebih apa ada nya aja. Gak ada beban. 

Nah selang beberapa bulan setelah Payung teduh mengeluarkan album, tiba-tiba mereka hadir dengan formasi baru. Marsya Ditia kini diposisi vokal, ditambah Taufiq dan Pandji Puranda di Keyboard dan Trompet. Marsya sebenarnya bukan sosok yang baru di payung teduh. Buat yang ngikutin banget band ini, Marsya adalah manager Payung Teduh dari awal berdiri. Ia juga pernah jadi backing vocal Payung Teduh saat tampil di Radioshow TV One (Sekitar tahun 2011-2012). 

Tidak hanya menjadi berenam, Payung Teduh merilis single berjudul "Sebuah lagu" yang akan menjadi OST Ralph Breaks The Internet yang akan tayang 21 November 2018. 

Hah? Serius? Film disney dengan soundtrack Indonesia? 

Disney pertama kali bekerjasama dengan musisi Indonesia. Payung teduh satu-satunya musisi yang diminta untuk menciptakan lagu untuk sebuah film Disney, bukan menerjemahkan lagu. Di spotify, lagu mereka juga masuk dalam playlist official Original Motion Picture Soundtrack Ralph bersama soundtrack utama dan 30an instrumental yang bakalan masuk ke film. 

Lagu dan Videoklip Payung Teduh ini nantinya akan tayang setelah film nya selesai yang akan ditayangkan di Indonesia dan Malaysia. 

Nah setelah single baru dan formasi baru, bakal kemana Payung teduh selama ini? Kita tunggu nih.

Penulis :
Ashari @arhieashari



Subscriber terbanyak Youtube akan segera berganti? Pewdiepie vs T-Series

|

padapanik.com - Apakah kalian pernah mendengar nama Felix Arvid Ulf Kjellberg? Pasti gak banyak yang kenal. Tapi kalau nama "Pewdiepie" pasti kalian familiar. Yap! Felix yang dikenal dengan nama Pewdiepie adalah Youtubers dengan jumlah Subscribers terbanyak se-dunia! Saat ini sudah mencapai hampir 67 juta Subscriber dan lebih dari 18 Milyar views! huh...

Padapanik butuh berapa puluh tahun tuh biar bisa segitu..

Nah, kabarnya Pewdiepie sebentar lagi akan melepas predikat Youtuber dengan Subscriber terbanyak di dunia. Pasalnya, Sebuah channel dari Label musik asal India "T-Series" saat ini terus mengalami peningkatan subscriber yang sangat cepat. Hingga saat ini subscriber T-Series mencapai hampir 66 juta dan itu berarti hanya berbeda 1 juta Subscriber saja untuk mengejar sang raja Youtube yang sudah bertahun-tahun tidak terkejar. 


Jika dilihat dari analitic Socialblade.com kemungkinan bahwa T-Series akan mengejar jumlah Subscriber dari Pewdiepie sangat mungkin. Bisa dilihat dari grafik merah (T-Series) yang lebih peningkatan nya lebih cepat dan drastis. Dalam total view, T-Series bahkan sudah mengungguli Pewdiepie dengan total 50 Milyar Views... 

Hal ini cukup ramai dibicarakan di media sosial. Bahkan ada Livestreaming "Live Count" pertambahan Subscriber mereka berdua. Pewdiepie yang tadinya tidak begitu tertarik menanggapi masalah ini akhirnya mencoba bikin lelucon dengan sebuah "Disstrack" untuk T-Series. Namun tetap saja dengan jokes-jokes ala Pewdiepie. 

Mari kita tunggu apakah yang terjadi selanjutnya dari perebutan tahta subscriber terbanyak Youtube? 

Penulis : 
Ashari @arhieashari



Terbayar sudah menonton Paramore di Indonesia!

|

padapanik.com - Paramore akhirnya berhasil membayar tuntas kerinduan parawhore (penggemar Paramore) di Hall 10 Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD, Tangerang, Sabtu (25/8) malam setelah sempat gagal tampil pada Februari lalu dikarenakan kondisi kesehatan sang vokalis, Hayley Williams yang semakin memburuk. Dalam rangka tour album terbaru (After Laughter), konser Paramore kali ini bertajuk "After Laughter Summer Tour" atau “Tour Four” dan Indonesia termasuk ke dalam salah satu destinasinya. Band trio asal Tennessee itu telah membayar lunas janji konser 2011 silam untuk kembali ke Indonesia. 


Kerinduan parawhore untuk melihat langsung aksi idolanya ternyata tidak main-main. Antrian sudah terlihat mengular sejak siang hari sedangkan open gate baru dibuka pada pukul 17:30 WIB. Sayup-sayup sesekali teriakan parawhore terdengar hingga antrian belakang karena sudah tidak sabar menunggu. Hingga akhirnya saat waktunya open gate, ribuan parawhore berlarian memasuki area venue dengan tertib agar mendapatkan posisi paling dekat dengan para personil Paramore.


Sebelum melihat Hayley Williams cs tampil, parawhore disuguhkan terlebih dahulu opening act dari band rock ternama Indonesia, Kotak. Band yang digawangi oleh Tantri, Chua, dan Cella tersebut berhasil memanaskan adrenalin parawhore setelah tampil selama 30 menit dengan lagu-lagu andalannya seperti Terbang (Khayal), Tendangan Dari Langit, dan Beraksi. Pada sela-sela penampilannya, Tantri sempat menceritakan betapa bersyukurnya dapat menjadi opening act dari penampilan band yang sangat diidolakannya tersebut. Saat Februari lalu, vokalis band Kotak ini sempat membeli tiket untuk menonton Paramore secara langsung. Namun tuhan berkata lain, konser Paramore saat itu batal dan di re-schedulle menjadi bulan Agustus yang membuat Kotak berhasil menjadi opening actnya. 



Sempat menunggu sekitar 30 menit setelah Kotak tampil, akhirnya yang dinanti pun tiba. Tepat pukul 20:00 WIB, para personil Paramore naik ke atas panggung satu persatu. Tidak mau membuang waktu dan mengecewakan penonton, Hayley Williams, Taylor York, dan Zac Farro langsung mengawali aksi panggungnya lewat lagu Grudges. Teriakan histeris dan tepuk tangan meriah penonton pun mewarnai penampilan Paramore di atas panggung. Tidak menurunkan tempo, Still Into You menjadi senjata kedua Paramore untuk menghibur penonton. Bahkan Hayley Williams cs memberikan penampilan yang mengejutkan bagi ribuan parawhore yang memadati Hall 10 ICE-BSD pada malam itu. Mulai dari pergantian kostum Hayley yang cepat sebelum masuk ke lagu Rose-Colored Boy, pergantian ke sesi akustik dengan menghadirkan “Drake” sebagai tamu melalui lagu Passionfruit yang sebelumnya pernah dibawakan saat tampil di Live Lounge BBC Radio 1, hingga pada saat menyanyikan lagu Misery Business, Hayley mengajak 2 orang parawhore naik ke atas panggung untuk ikut menyanyikan lagu dari album kedua Paramore tersebut. Parawhore pun sempat diajak bernostalgia dengan lagu-lagu dari album terdahulu Paramore seperti Crushcrushcrush, Misguided Ghost, Ignorence, dan Ain’t it Fun. Seolah tidak ada habisnya menghibur parawhore dan memberikan banyak kejutan dalam aksi panggungnya, saat menjelang akhir penampilan, sang drummer, Zac Farro pun ikut unjuk gigi tampil ke depan panggung untuk menyanyikan lagu All That Love Is. Sementara Hayley menggantikan posisinya sejenak dengan menabuh drum kecil sambil bergoyang. All That Love Is sendiri merupakan lagu dari project solo Zac Farro, Halfnoise. Dan bagi Zac Farro ini merupakan momen yang sangat spesial karena untuk pertama kalinya tampil di Indonesia. Tidak terasa sudah hampir 2 jam penampilan dari band asal Tenessee tersebut, "Sebuah kehormatan bisa bermain musik untuk kalian. Terima kasih. Ini sangat indah buat kami, kalian mendengarkan musik kami band dari Tennessee. Kami mencintai kalian, sampai jumpa. Jakarta kami mencintaimu. We are? Paramore!" seru Williams mengambil alih kembali tempatnya dan langsung menyuguhkan singel pamungkas mereka, Hard Times.



Kali ini saya sangat salut dan takjub terhadap Hayley karena tiada hentinya bernyanyi, loncat, bergoyang dengan sangat enerjik selama penampilannya dan juga handal dalam membawa emosi parawhore di setiap lagunya baik pada saat sendu, bernyanyi bersama, hingga berjingkrak bersama. Hayley pun sempat berucap bahwa setelah penampilannya di Indonesia ini yang menandakan akhir dari Tournya, belum memikirkan untuk langkah selanjutnya bagi Paramore dan ingin rehat dahulu di kota asalnya. Kita doakan saja semoga band Paramore ini baik-baik saja dan dapat terus berkarya bahkan berkunjung kembali ke tanah air di lain kesempatan ya!

Penulis :
Dewe @iamdewe

Foto :
Official panitia 

Warna Warni We The Fest 2018

|

padapanik.com - Gelaran festival musik ter-ciamik kembali berhasil digelar dengan penuh kejutan. yap benar! festival musik bertajuk WE THE FEST ini kembali berhasil digelar pada tanggal 20-22 Juli 2018 kemarin bertempat di JIEXPO Kemayoran Jakarta.Jajaran musisi ternama lokal hingga mancanegara kembali hadir untuk mengisi acara tersebut. Terbagi menjadi tiga stage, pengunjung disuguhkan dengan beragam penampilan di WTF stage, This Stage is Bananas, dan Another Stage.


Saat pertama kali masuk ke area we the fest, penonton disuguhkan dengan instalasi khas we the fest yang dijadikan tempat untuk berfoto bersama teman-teman sebagai tanda sah sudah hadir di gelaran we the fest. Selain itu, seperti biasa, banyak area yang menarik disuguhkan agar penonton tidak semata-mata menikmati penampilan musisi-musisi yang tampil, tetapi juga penonton diajak untuk memiliki experience yang menarik di tiap-tiap area mau pun di booth sponsor. Seperti di area skate park,cinema club,wtf con,carnifun, dan masih banyak lagi.Penonton tidak dibiarkan bosan saat menunggu penampilan dari musisi musisi kesayangannya.


Di hari pertama penyelenggaraannya, Ramengvrl yang tampil bersama GBrand dan Keilanboi, kedatangan tamu istimewa yaitu rapper legedaris, Iwa K. dan Aktor Iqbaal Ramadhan yang juga diajak berkolaborasi di atas panggung. Kejutan yang kedua adalah penyanyi asal Inggris, James Bay, terlihat mengenakan kemeja bermotif batik saat tampil di panggung utama WTF Stage selama penampilannya. Dibuka dengan lagu Pink Lemonade, James Bay dengan prima menyanyikan lagu-lagunya dari album "Chaos and the Calm" dari tahun 2015 dan "Electric Light" yang dirilis tahun ini. Hari pertama ditutup dengan penampilan Alt-J yang memukau dengan suguhan visual dengan tata cahaya yang sangat megah dan penuh emosi.

Kejadian yang menarik kembali terjadi pada gelaran di hari kedua, yaitu We The Fest 2018 diwarnai oleh sebuah momen romantis saat seorang penonton bernama Marcel Selamat melamar kekasihnya di tengah penampilan Afgan, Isyana Sarasvati, dan Rendy Pandugo. Lamaran Marcel diterima dan ketiga penyanyi kemudian menyanyikan lagu "Heaven". Di sore harinya, Barasuara melakukan penampilan yang lebih spesial dari biasanya, di gelaran we the fest 2018 ini mereka memutuskan untuk membawakan beberapa materi lagu baru mereka seperti "Guna Manusia", "Pikiran dan Perjalanan", dan "Seribu Racun".

Pukul 22.20 di panggung utama, Lorde menyuguhkan penampilan yang berhasil menghipnotis ribuan penonton yang hadir saat itu,Lengkap dengan penari latar dan suguhan visual yang menarik, Lorde menyanyikan lagu-lagu hit-nya termasuk "Homemade Dynamite", "Royals", "Liability", "Perfect Place", dan tidak lupa juga "Green Light". 



Di hari terakhir We The Fest 2018, kejutan kembali terjadi dengan kehadiran Presiden Joko Widodo yang datang bersama Kepala Badan Ekonomi Kreatif Indonesia, Triawan Munaf. Ditemani oleh pengamat musik, Adib Hidayat, Presiden Joko Widodo menyempatkan dirinya untuk menonton penampilan dari band White Shoes & The Couples Company di panggung utama dan KimoKal di panggung This Stage is Bananas.


Di tahun kelimanya, tidak heran gelaran we the fest menjadi gelaran yang ditunggu tiap tahunnya. “Musik menyatukan kita semua di We The Fest 2018. Rasa kesatuan itu akan memotivasi kami untuk menjadi lebih baik agar kami dapat memberikan pengalaman festival yang lebih berkesan untuk semuanya di We The Fest 2019,” ujar Sarah Deshita selaku Assistant Brand Manager Ismaya Live.

Memang di gelaran ini semua bisa bersatu dan bersosialisasi serta mendapatkan pengalaman yang lebih dari hanya sekedar musik. Menyenangkan sekali bisa terlibat untuk merasakan semua pengalaman yang ada di we the fest 2018, mari kita tunggu kejutan apa saja yang akan terjadi di we the fest 2019!




Penulis  
 :
Haryo @haryotejo
Foto : 
Mutia @muthiarys (Official We The Fest 2018) 

Ribut soal fitur "Ask me Question" di Instagram : Yang nanya harusnya siapa?

|
padapanik.com - Instagram baru beberapa minggu merilis sticker baru bernama "Ask me Question" yang memungkinkan para viewers insta story bisa menginput pesan tanpa melalui direct message. Respon tersebut langsung masuk ke notif yang bisa langsung di respon oleh pemilik akun. Hal tersebut membuat insta story semakin interaktif. 

Gak perlu nunggu lama, para netizen yang up to date dan kekinian pun langsung mencoba fitur ini. Akhirnya terjadilah Q&A di insta story yang bertumpuk-tumpuk. Hal ini rupanya mengganggu beberapa pengguna instagram yang merasa ada yang salah dengan penggunaan stiker "Ask me Question". Beberapa berpendapat bahwa harusnya pengguna lah yang melempar pertanyaan ke para followers nya. Misalnya "Pecel lele yang buka 24 area Bandung di mana yah?" atau pertanyaan diskusi seperti "Guys, menurut kalian, apa faktor yang bikin Jerman kalah kemarin?" lalu jawaban pun akan datang.

Baca juga : IGTV siap bersaing dengan Youtube? 

Hal tersebut sempat di amini oleh banyak orang, dan para pengguna instagram merasa hal tersebut logis. Namun ada beberapa pengguna yang tetap tidak peduli. "Toh, sosmed bebas di gunain buat apa aja kan?" Sebuah kutipan dari instagramers yang sudah terlanjur melakukan Q&A.


Setelah perdebatan tersebut berakhir sekitar 1 minggu, akhirnya Instagram merilis konfirmasi dalam website nya instagram-press.com tentang tata cara penggunaan stiker "Ask me question" yang benar. Dalam tulisan tersebut, instagram membenarkan untuk menerima pertanyaan dari followers. Jadi, sebenarnya selama ini pengguna instagram sudah benar, hal ini bikin stiker ini semakin ramai di bicarakan.

"Makanya kalau ada fitur tuh pakai aja, gak usah sok-sok ngatur fungsinya!" ujar netizen yang terlanjur kesal karena sebelumnya dianggap salah.  

Jika dilihat fungsi fitur / stiker ini memang mirip ask.fm. Hal tersebut masuk akal karena Instagram dibawah Facebook company berusaha membuat Instagram menjadi media sosial paling lengkap dan kekinian sehingga pengguna tidak perlu lagi menggunakan aplikasi lain. Hal ini sudah dilakukan Instagram dengan fitur Insta story yang mematikan snapchat. Apakah instagram mau mematikan ask fm juga? Bisnis kejam bos...

Baca juga : Alasan Instagram membuat fitur mirip snapchat  
Jadi, meskipun sudah dikasih tau cara menggunakan stiker "Ask me Question" dengan benar, kalian bebas-bebas aja sih mau pake yang mana. Jangan berantem yah hihi.

Jadi kalian #TeamNanya atau #TeamJawab ?

Penulis :  
Ashari @arhieashari, upload di instagram, log out lalu kembali main facebook.