Banner

ADVERTISE

Launching album Ansyaf Techno : Perayaan dan kolaborasi

|


padapanik.com - Suasana tenang Cafe Halaman, Bandung hari itu tidak seperti biasanya. Suasana ramai sejak pukul 17.00 telah menjadi perhatian kami untuk hadir. Magnet nya adalah sebuah acara launching album bertajuk "novel" dan Art Exhibition yang hampir seminggu penuh kami sounding. Di buka dengan trio band wanita-wanita cantik yang tidak asing lagi. Arnie Christanti dan Adisty Sofie Anggia yang tidak lain adalah personel band wanita yang dulu sempat ramai di televisi. SHE, mungkin sebagian besar masih ingat dengan single "slow down baby". Kali ini terlihat beda dengan menggaet seorang cute keyboardist dan memainkan beberapa musik instrument yang dark namun menghentak ala jazzy. Mereka tergabung dalam Jazzy Juice.



Alih-alih bukan sekedar gigs biasa, Cafe Halaman juga di hibur dengan pertunjukan teater dari Teater Awal Bandung sebelum akhirnya panggung diisi oleh band yang punya hajatan malam itu. Ansyaf Techno, Band dengan formasi yang cukup unik, 2 Bassist yang masing-masing menggunakan jumlah string yang berbeda. Luqman (5 string) dan M.Syafi Al-adam (6 string) dan beat 'galak' dari Fajar Hagemaru dengan drum dan loop sampler. Hingga akhirnya di maniskan oleh suara lembut Cassandra dini. Menggunakan kostum yang 'seram' misalnya Luqman dengan topeng yang mengingatkan saya dengan topeng DJ di beberapa tempat namun di padukan dengan 'tirai' sumbu di depannya yang lebih sering di gunakan di beberapa band hardcore, metal atau semacamnya. Dan sang drummer dengan rambut mohawk dan topeng yang cukup familiar. Secara keseluruhan tampilan band ini menggambarkan beberapa kata seperti Dark, atau Gothic di tambah dengan stand mic custom dengan dua tangan yang menengadah ke atas seperti berdoa, di lengkapi dengan lazypod yang cukup matching meskipun digunakan untuk membaca lirik



Bisa di bilang, ini pertemuan pertama kami (padapanik.com) dengan band satu ini, Kami belum pernah berjumpa di gigs sebelumnya, sayang sekali sekarang telah sampai di album kedua yang bertajuk "novel" ini. Uniknya, meskipun tampilannya dark, sebenarnya band ini banyak bercerita tentang kerohanian. Berperdoman terhadap ayat Q.S. An Nahl ayat 97 mereka berhasil menghasilkan single berjudul "afterlife". Ansyaf sendiri adalah kepanjangan dari "Anshor dan Syafaat".


Setelah penampilan di sesi pertamanya, kali ini panggung kembali diisi dengan konten yang tidak biasa. Adalah seminar yang lebih cocok di sebut kuliah umum oleh Irwan Tarmawan, M.Ds tentang branding dan Ivan kurniawan, M.Ds tentang visual yang keduanya tidak lain adalah dosen dari Universitas Komputer (UNIKOM) lalu di akhiri kembali dengan pertunjukan Teater yang memiliki makna dalam tentang kematian dan dosa.



Di sesi kedua adalah sesi kolaborasi bagi Ansyaf Techno. Setelah banyak berkolaborasi hingga tercipta gigs ini, Salah satunya dengan Art Exhibition karya anak-anak UNIKOM yang menghiasi venue. Kali ini Ansyaf Techno yang juga member dari Komunitas Bass bandits bandung mengajak teman-teman musisi untuk ikut berkolaborasi di atas panggung. Beberapa nama-nama seperti Arnie dan Adisty (She), Alam (Caffeine), Dimas Ror (Sindentosca), Adi Wasdi, Asep (Kamasake), dan Ivan (Madstory). Lalu akhirnya pertunjukan ditutup dengan guest star malam itu. Swara Wimayoga atau yang biasa di kenal dengan Wima J-Rocks menjadi partner kolaborasi yang epic bagi Ansyaf. Sampai ketemu lagi di gigs selanjutnya Ansyaf Techno.


Oleh : Ari
Foto : Ari / Feari

No comments:

Post a Comment