Banner

ADVERTISE

SYMPHONESIA 2015 : DIPLOMASI PUBLIK ALA PANGGUNG MUSIK

|

padapanik.com – Rintik hujan gerimis di Sasana Budaya Ganesha pada Sabtu (7/11/15) tak membuat event yang di prakarsai oleh Jurusan Hubungan Internasional Universitas Padjajaran ini menjadi terhenti. Mengangkat tema “Through Public Diplomacy”, acara puncak bertajuk Symphonesia 2015 ini menghadirkan band – band ternama, Seperti The Sigit, White Shoes And The Couples Company, Barasuara, Maliq & D’Essentials, dan yang sangat ditunggu – tunggu adalah featuring antara Once Mekel dan Piyu. Sempat ada sesi Press Confrence pada pukul 12.30 wib, awak media nampaknya sedikit kecewa mengenai perwakilan dari setiap personil band yang tidak dapat hadir secara keseluruhan, dan hanya di hadiri oleh salah satu personil dari band Barasuara dan manajer band The Sigit.

Symphonesia 2015 dibuka dengan first perform dari band audisi Jack & Margarine dan dua band audisi lainnya. Saat menuju waktu senja, audiens mulai memadati venue dan membuat suasana di dalam Sasana Budaya Ganesha menjadi lebih hangat oleh alunan – alunan lagu band – band pembuka. Pada Symphonesia 2015 ini, pengaman memang menjadi faktor utama panitia, sehingga para pemilik tiket harus melalui dua kali pemeriksaan guna menghindari hal – hal yang tidak diinginkan.

Sampailah pada saat audiens berteriak histeris saat The Sigit naik ke atas stage. Tak terasa kemeriahan acara Symphonesia 2015 ini menjadi lebih berwarna, apalagi saat Rektivianto Yoewono dkk menembangkan lagu "Soul Sister", semua audiens semakin bersemangat dan ikut bernyanyi bersama dari tribun audiens. Sekitar 8 lagu yang dengan penuh tensi dan rasa bergairah tanpa basa – basi langsung di  tembangkan oleh band ini.

Saat petang sudah menyelimuti Sasana budaya Ganesha, semakin banyak audiens yang terus berdatangan dan memenuhi auditorium utama Sabuga. Sebenarnya, sebelum audiens masuk ke dalam ruang pertunjukkan, terdapat kurang lebih 30 stan makanan dan minuman dari berbagai nama, dan juga ada stan yang mempromosikan tentang budaya – budaya Negara Asia Timur seperti Jepang dan Korea Selatan.

Dari semua band yang telah terdaftar dalam line up, salah satu band yang sangat menarik perhatian dan membuat audiens Speechless saat perform band tersebut. Adalah Barasuara, band yang membuat malam di Sasana Budaya Ganesha semakin indah. Band yang berasal dari Ibu Kota ini dimotori oleh Iga Massardi sebagai gitaris dan vokal ini menawarkan music yang beritme upbeat dengan sentuhan bass yang pas dan tentunya sentuhan suara backing vocal perempuan menambah ribuan pasang mata di sabuga sulit untuk berpaling. Salah satu lagu yang dibawakan pada kesempatan malam itu adalah “Bahas Bahasa”, dengan ritme musik dan kekuatan lirik – lirik yang sangat bermutu dan dalam guna menciptakan sebuah makna.

Semakin malam, semakin harum wewangian parfum pula. Semakin banyak audiens yang memadati auditorium utama sabuga. Mayoritas penonton yang hadir adalah kaum hawa, mengingat list band yang perform seperti Maliq & D’Essentials dan yang sangat ditunggu adalah Once Featuring Piyu. Klimaks Symphonesia 2015 ini tentu saja sangat terbaik saat dua bintang yang sama – sama pernah Berjaya di masanya tampil dalam satu panggung untuk berduet ria. Adalah Once yang merupakan mantan pemegang microphone di band Dewa 19 dan gitaris Padi yaitu Piyu. Keduanya menyanyikan terlebih dahulu lagu – lagu yang menjadi “ciri khas” dari mereka. Once menembangkan lagu arjuna, dealova dan dua lagu lainnya, sedangkan piyu menyanyikan lagu harmoni yang merupakan lagu dirinya bersama band padi.



Tak terasa lagu demi lagu telah di tembangkan oleh kedua maestro ini, hingga akhirnya waktu menunjukkan 00.15 wib dan suasana kehangatan di sasana budaya ganesha masih kental. Namun momen tersebut harus berkahir saat lagu terakhir yang ditandai dengan duetnya kedua maestro ini menyanyikan tembang pengantar pulang untuk para audiens dan menjadi akhir dari acara Symphonesia 2015 di Sasana budaya Ganesha 


Oleh : Hakim 
Foto : Aldira 

No comments:

Post a Comment