Banner

ADVERTISE

THE 3 MARKETHINK : DIGITAL MARKETING ADALAH SOLUSI

|

padapanik.com - hari ini belum melek teknologi? awas ditinggalin zaman loh. Hari ini kalau kalian pakai media sosial kalian hanya biar eksis, sayang sekali. Media sosial kamu diciptakan untuk banyak hal loh. Salah satu nya untuk branding diri kamu. Jika itu berhasil, maka kamu akan dipermudah dalam karir dan hobi kamu. Menyenangkan bukan? coba lebih melek lagi dengan digital marketing deh.

Kayaknya teman-teman Mahasiswa dari Manajemen Komunikasi (Mankom) Universitas Islam Bandung sudah menyadari hal tersebut hingga akhirnya memasukan tema ini kedalam kuliah umum mereka kemarin. Kalau nunggu digital marketing masuk ke dalam kurikulum kampus kayaknya butuh waktu yang lama birokrasi nya. Melalui Studium Generale atau Kuliah umum adalah jalur yang tepat, apalagi dikemas dengan menarik dan tidak membosankan kayak di kelas setiap hari.


Para panitia yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Manajemen Komunikasi (KMMK) ini membentuk tim pembicara / pengajar dalam bentuk trio yang mereka sebut "The 3 Markethink" terdiri dari Niva Widya (Digital Marketing Specialist Bukalapak.com), Sofyana Ali Bindiar (Chief communication officer Sembilan matahari) dan Arie K. Untung (Founder FAM production house) tentu saja menjadi sebuah komposisi yang menarik dalam sebuah kuliah umum yang dikemas dalam bentuk talkshow.


Acara berlangsung singkat dan padat, berhenti dengan tepat karena seperti nya mereka sudah paham cara mentreatment audience di sebuah talkshow. Acara di mulai pukul 08.00 dengan berbagai penampilan hiburan, screening video dan film, juga penampilan video mapping. Dan kuliah pun di mulai pukul 10.00 dan berakhir tepat pukul 11.30 ditutup dengan aksi video mapping dari Sembilan Matahari dengan objek nya seorang Arie Untung.

Kuliah di mulai dengan perwakilan dari bukalapak.com. Sayangnya bukan Achmad Zacky sang founder dan CEO yang nyentrik yang hadir. Tapi seorang Digital marketing wanita bernama Niva Widya. Memiliki specialist digital marketing memang menjadi kekuatan bukalapak yang selama ini fokus beriklan pada media sosial karena keterbatasan dana. Perusahaan startup memang harus irit dengan pendanaan karena butuh waktu yang sangat lama untuk bertahan. Dari kekurangan dana tersebut lah tim digital marketing bukalapak memutar otak dan menemukan ide. Budget mengundang Dian Sastro yang kemahalan akhirnya menciptakan karakter Dian katro, lalu terciptanya iklan-iklan nyentrik lainnya yang di perankan langsung oleh sang CEO. Selain itu, iklan super panjang nya berjudul "Mas Medok" dan juga webseries-webseries nya yang menarik perhatian. Analisis dengan detail soal durasi, konten dan ritme iklan menjadi fokus dalam menciptakan iklan-iklan kreatif dari bukalapak.com

Selanjutnya giliran Sofyana Ali Bindiar sebagai Chief communication officer dari production house yang sangat terkenal di Bandung khususnya dalam bidang video mapping yaitu Sembilan Matahari. Hampir di setiap event-event besar kota Bandung yang menggunakan aksi video mapping sebagai hiburan nya adalah karya mereka. Sembilan Matahari juga aktif di berbagai workshop di Bandung untuk berbagi ilmu.

"Daripada melawan arus, dengan keterbatasan kita akan mati konyol. Lebih baik memilih berselancar diatas arus nya, pandai melihat trend dan memanfaatkan moment" - Sofyana Ali Bindiar, Sembilan matahari

Sedang asiknya berbicang-bincang, Arie K. Untung tiba-tiba masuk tanpa di present dengan gimmick lupa kalau dia hari itu bukan host. Kali ini ia tidak datang sebagai seorang selebriti atau presenter. Tapi sebagai seorang founder FAM production dan pengalamanya menjadi seorang produser di film "3 : Alif Lam Mim" film yang sempat mengikuti festival film di Los Angeles ini harus ikhlas di cut penayangannya di bioskop karena dianggap kontroversial. Film ini juga bisa dikatakan sebagai film futuristic pertama di Indonesia dengan teknologi dan special effect yang semuanya dikerjakan oleh anak Indonesia. Film ini juga menggunakan promosi melalui digital marketing karena alasan yang sama, budget. Film ini di promosikan melalui video-video aksi bela diri yang direkam melalui cctv di berbagai situasi seolah adegan itu kejadian real yang diupload di facebook dan youtube. Arie K. Untung juga berpendapat bahwa "salah satu cara agar orang mencintai film Indonesia adalah dengan cara menyamai kualitas film luar, minimal mendekati". ia juga menuturkan kalau misalnya Indonesia bikin film superhero gak akan bisa menang karena perkembangan teknologi film superhero hollywood yang sudah sangat sulit dikejar. Kekuatan film Indonesia ada pada cerita, buktinya AADC 2 dan My Stupid Boss bisa mencapai diatas 1 juta penonton.


Seperti biasa, ditutup dengan tanya jawab dan pembagian plakat serta doorprize. Saya baru saja menyimak 1,5 jam yang bergizi. Sayang sekali konsentrasi harus terpecah dengan tugas mengambil gambar dan livetweet. Harusnya kampus-kampus lebih banyak membuat event edukasi yang di kemas tepat dibandingkan konten hiburan dengan budget ratusan juta.

Penulis dan Foto :
Ashari @arhieashari, penulis dengan skripsi digital marketing yang belum dimulai-mulai

1 comment: