Banner

ADVERTISE

5 Film ini bikin pekerjaan Jurnalist itu terlihat keren!

|

padapanik.com - Musim kuliah udah mau beres nih, gimana kamu udah ada agenda buat liburan? Atau mau ngabisin waktu di rumah aja karena tabungan kamu lagi sekarat. Tenang gak usah khawatir atau uring-uringan bingung mau ngapain, karena kali ini padapanik bakal ngasih kamu sedikit referensi film yang bisa jadi temen liburan kamu awal tahun ini.  Buat kamu yang suka banget sama dunia jurnalis, kayanya tulisan ini pas banget buat disimak, karena padapanik bakal ngasih beberapa rekomendasi film berbau jurnalistik yang layak banget buat ditonton. Dan buat kamu yang masih sekolah dan berniat mengambil jurnalistik, mungkin beberapa film ini bisa jadi inspirasi dan memberikan sedikit gambaran tentang dunia jurnalis.

      
  1. The Bang Club (2010) Film ini bercerita tentang empat sekawan yang tergabung dalam kelompok jurnalis foto yang meliput sebuah perang antar saudara di wilayah Afrika. The Bang Bang Club adalah julukan yang disematkan media internasional kepada Kevin Carter (Taylor Kitsch), Greg Marinovic (Ryan Philippe), Ken Oosterbroek (Frank Rautenbach) dan Joe Silva (Neels Van Jaarsveld) yang dianggap memiliki nyali besar untuk meliput isu konflik perang saudara yang terjadi pada tahun  1990 sampai 1994. Selain diambil dari kisah nyata, film ini juga bakal ngasih kamu gambaran tentang bagaimana beratnya menjalani profesi sebagai seorang jurnalis di daerah perang. Bersenjatakan kamera dan pena, mereka bereempat berjuang menembus dentingan peluru yang bergerak bebas di tanah Afrika demi menghadirkan ratusan gambar yang kemudian membuka pedihnya nasib masyarakat Afrika Selatan di masa peperangan antar suku. Hingga akhirnya Marinovich dan Kevin Carter kemudian memenangkan Pulitzer untuk dua karya foto bersejarah yang mereka hasilkan. Film ini sendiri katanya jadi film wajib mahasiwa jurnalistik karena kisahnya yang menarik, bahkan foto Kevin Carter yang berjudul “Bearing Witness 1994” masih jadi perbicangan di beberapa seminar saat ini loh. Kalo kamu pernah ngeliat foto seorang gadis Sudan yang nampak kelaparan dan burung bangkai didekatnya tersirat sedang menunggunya mati untuk dimakan, itu adalah salah satu karya foto jurnalis terbaik yang berhasil diabadikan oleh Kevin Carter. Kalo ngomongin ratting, kayanya padapanik akan ngasih 7,5/10 deh buat film ini.
       

                                                     
  2. Morning Glory (2010) Kamu pernah gak sih ngebandingin apa bedanya news anchor ataupun reporter yang sering banget muncul di TV Indonesia dengan beberapa saluran tv luar yang udah punya nama seperti BBC News misalnya. Kalo kamu perhatiin fisik mereka, keliatan deh gimana beberapa media besar di luar lebih sering merepresentasikan acara mereka dengan menonjolkan news anchor yang sudah kaya akan pengalaman dan tidak berusia muda, beda banget sama di Indonesia yang lebih banyak dihiasi oleh pembawa acara berusia muda dan berwajah rupawan. Dan rupanya gak sedikit juga dari mereka yang sebenernya masih minim pengalaman dan belum mempuni untuk menyandang pekerjaan sebagai news anchor. Nah film ini sendiri rasanya cukup mewakili bagaimana usaha seorang produser acara televisi Becky Fuller yang diperankan oleh Rachel McAdams yang harus membangun karirinya untuk menghidupkan program berita DayBreak yang sedang mengalami penurunan dalam segi ratting. Film ini mengisahkan bagaimana kerja keras Becky Fuller dalam mengemas program berita dengan konsep yang fresh dan berusaha menggaet  Mike Pomeroy (Harrison Ford) seorang pembawa acara televisi legendaris yang sebenarnya enggan untuk menerimanya. Film bergenre drama komedi ini juga tak lepas dari bumbu romatisme yang terjadi antara Becky dengan Adam Bennett (Patrick Wilson), sesama produser di televisi tempat dia bekerja. Film ini cukup ringan dan enak ditonton saat kita sedang santai, tapi kalo harus kasih ratting 7,3/10 kayanya jadi angka yang pas.

                                                  
  3. Nightcrawler (2014) Kalo ngomongin soal jurnalistik, fenomena citizen journalism belakangan ini memang lagi rame banget. Perkembangan teknologi yang terus mengalami kemajuan ngebuat sebagian orang menjadikan citizen journalism sebagai pekerjaan utamanya. Gak heran  memang karena zaman sekarang gak sulit loh kamu ngumpulin uang dengan modal handphone kamera doang, asalkan kamu beneran niat aja nguber-nguber berita dengan berbagai usaha. Seperti halnya apa yang dilakuin sama Jake Gyllenhaal yang memerankan tokoh Lou Boom, seorang kameramen lepas yang gemar merekam video kriminal di kehidupan malam Los Angeles dan kemudian menjualnya ke stasiun TV. Aktor berbakat yang sudah main di berbagai genre film ini terbilang sukses dalam memerankan tokoh Lou Boom yang  menghalalkan segala cara untuk memperoleh berita dan mengabaikan kode etik jurnalistik yang seharusnya. Film ini mengandung pesan moral luar biasa bagus, apalagi di jaman sekarang dimana masyarakat banyak dikepung dengan berbagai berita hoax yang tentu belum terjamin kebenarannya. Meskipun film ini gak terlalu berat untuk ditonton, tapi padapanik rela deh ngasih ratting 8/9 karena ceritanya yang cukup related dengan kehidupan sekarang.

                                             
  4. Spotlight (2016) Kalo ngomongin soal prestasi, mengungkap sebuah skandal besar dengan melakukan investigasi nampaknya bisa jadi salah satu pencapaiannya hebat dalam bidang jurnalistik. Besar atau kecilnya sebuah kasus yang berhasil dibongkar lewat sebuah investigasi, tentu akan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Film ini diambil dari kisah nyata yang terjadi di Boston pada tahun 2001. Sebuah skandal yang melibatkan banyaknya pastur di Boston yang rupanya telah melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak beberapa tahun silam dan beruntungya tidak pernah terekspos media. Film Spotlight berkisah tentang sekelompok jurnalis di surat kabar The Boston Globe. Kelompok beranggotakan 4 (empat) orang ini ditugaskan untuk menyelidiki kasus pelecehan seksual tersebut. Film ini nampaknya menjadi film yang paling kental dengan unsur jurnalistik bila dibandingkan dengan ketiga film di atas. Penyelidikan mengenai skandal seksual tersebut dimulai oleh Michael Rezendes (Mark Rufallo) , Sacha Pfeiffer (Rachel McAdams) dan (Matt Caroll Brian d’Arcy James) yang diceritakan sangat bersusah payah dalam mencari narasumber dan informasi yang mereka butuhkan untuk mengemas berita investigasi tersebut secara utuh. Dengan sederet nama pemain besar dan didukung plotc erita yang menarik, gak heran kalo akhirnya film ini berhasil masuk dalam nominasi film terbaik Oscar tahun 2016. Kalo ngomongin soal ratting, padapanik gak bakal pelit deh buat kasih nilai 8,6/10 untuk film ini.
                                                 
  5. Superman dan Man of Steel Untuk dua film yang terakhir ini, penulis akui memang gak begitu banyak unsur Jurnalistik yang ditampilin di dalemnya sih. Tapi ya film ini juga bisa jadi rekomendasi kamu buat nemenin liburan juga. Film garapan Marvel dan DC’Comic ini sama-sama menampilkan superhero atau tokoh utama yang berprofesi sebagai jurnalis. Peter Parker yang diperankan oleh Tobey Maguire memerankan tokoh seorang jurnalis foto di surat kabar yang kerap kali berhasil mengabadikan aksi sang spiderman saat sedang memerangi kejahatan. Sementara Clark Kent yang diperankan oleh Henry Cavill, berhasil menyembunyikan identitasnya dengan menyamar sebagai seorang wartawan di surat kabar Daily Mail, tempat dimana Louis Lane (Ammy Adams) bekerja. Meskipun kisah ini fiktif, tapi film terakhir ini bisa jadi salah satu alasan kenapa profesi jurnalis itu terbilang keren hahaha. Ya gimana engga, superhero sekelas spiderman dan superman aja punya pekerjaan sampingan sebagai jurnalis. So gimana, kamu terinspirasi jadi jurnalis belum nih kalo liat mereka? Kalo kamu masih punya refrensi film yang berhubungan dengan jurnalistik jangan lupa share juga dicomment ya! Kalo untuk ratting liat di imdb aja deh *hidup di jaman apa kamu kalo belum nonton film ini.

Penulis : 
Feari @fearikrisna

No comments:

Post a Comment