Banner

ADVERTISE

Konsep Agamis dan Coffeshop? Kopi Anjis Bandung

|

padapanik.com - Beberapa waktu lalu kami padapanik.com di undang ke cabang baru "Kopi Anjis" di jalan Eyckman no.2 untuk berbicang-bincang dengan pemiliknya. Nama Kopi Anjis sendiri udah cukup dikenal di kota Bandung sebagai salah satu alternatif tempat nongkrong dan menikmati kopi sambil menikmati udara sejuk Bandung. 

Pagi sekali, sekitar jam 6.30 pagi akhirnya kami sampai di Kopi Anjis yang ternyata lebih mudah ditemukan kalau kita mengatakan kalau tempatnya berada di Jalan Cihampelas. Hanya beberapa meter saja dari Fave hotel cihampelas. Entah ini cabang ketiga atau keempat, tapi tempat yang disana memang lebih kecil daripada cabang lainnya. Cuma tempatnya lebih strategis, dan duduk disana pagi-pagi memang enak sambil menikmati orang berlalu lalang di sekitar jalan cihampelas yang selalu padat. 

Kami disuguhkan segelas kopi dan roti gempol rasa kacang sambil bercerita banyak dengan sang pemilik soal marketing sampai bagaimana ia berbagi soal agama dengan gaya santai nya. 


Nama Kopi Anjis sendiri di ambil sebagai nama yang paling sopan dari kata-kata yang tidak sopan. Menunjukan kesan muda tapi bertanggung jawab. Kopi Anjis sebenarnya mengusung konsep yang tidak umum dan berani. Kopi Anjis menerapkan unsur agama yang kental di cafe, mengajak shalat bersama tiap memasuki jam nya. Selain itu ada Adzan live yang mungkin bakal bikin pengunjung kaget karena tidak terbiasa. Karena hal tersebut pengunjung Kopi Anjis pun (yang kami lihat waktu itu) kebanyakan adalah pemuda-pemudi yang sedang memperdalam ilmu agama. Seperti cafe yang mengusung tema komunitas, bedanya ini komunitas muslim.

Bagi pemiliknya, hal tersebut masih belum biasa aja, kalau udah lama dan ada yang memulai, pasti akan jadi hal yang biasa saja atau mungkin jadi hal yang menarik bagi pengunjung non muslim. Terinspirasi dari bali dimana para pengunjung antusias menonton hal-hal yang sebenarnya adalah ibadah agama. 

Hal ini didukung dengan adanya fasilitas mushola yang jauh lebih besar daripada tempat makannya terletak di lantai 2. Tempat tersebut juga bisa dijadikan tempat untuk acara apa saja dengan gratis tanpa ada persyaratan apapun. Konsep yang tidak biasa untuk sebuah cafe? Buat kalian yang ingin memulai usaha cafe atau coffeshop, berani mengadaptasi konsep ini?

Penulis & Foto : 
Ashari @arhieashari




No comments:

Post a Comment