Banner

ADVERTISE

Konflik solid dan logis Black Panther

|


padapanik.com - Marvel Cinematic Universe kembali dengan timeline nya yang bikin para penonton semakin penasaran. Black Panther menjadi film yang akan menjembatani menuju film yang paling ditunggu seluruh penggemar superhero dunia "Infinity War" yang akan tayang bulan mei. Pada dasarnya, Black Panther adalah bukti keberhasilan MCU dalam mempopulerkan beberapa superhero yang asing bagi yang bukan penggemar komik marvel. Selain T'Chala, beberapa nama lain seperti Dr. Strange dan Guardian of the Galaxy menjadi beberapa nama-nama baru yang kini di gemari masyarakat umum. 

Black Panther pertamakali di perkenalkan sebagai pria yang muncul di film "Captain America : Civil War" yang bertujuan untuk membalas kematian ayahnya yang disebabkan oleh Bucky (Winter Soldier) lalu akhirnya bergabung dipihak Tony Stark dkk. Perkenalan yang menarik, meskipun spotlight lebih banyak mengarah ke Spiderman dan Ant man yang berubah menjadi Giant man. 

Setelah kematian King T'Chaka, sang anak T'Chala (Chadwick Boseman) ditunjuk menjadi Raja Wakanda selanjutnya dan berhak menjadi Black Panther (Pahlawan pelindung wakanda). Wakanda adalah salah satu negara di Afrika yang dianggap sebagai negara dunia ketiga yang dikenal dengan pertanian dan tekstil nya. Sayangnya semuanya adalah kedok belaka, Wakanda menyimpan logam terlangka, terkuat dan termahal di dunia yaitu Vibranium yang menjadikannya negara maju dengan teknologi terbaik di muka bumi. Muncul gejolak dalam tubuh Wakanda diantaranya perebutan tahta, kebijakan penggunaan vibranium, dan Dendam masa lalu. 
Film marvel kali ini tidak sekocak GOTG atau Thor Ragnarok. Kali ini suasana dibuat sangat seru dan menegangkan meskipun beberapa scene kocak pun berhasil memecah keheningan. Pilihan yang tepat karena Black Panther lebih banyak memainkan emosi penonton. Di film ini akan ditunjukan lebih jauh tentang sifat sang raja dan kegundahannya sebagai raja baru yang sedang berusaha untuk bijaksana dalam mengambil keputusan.

Marvel menulis skenario dan skrip nya dengan sangat logis tapi complicated sehingga terasa sekali konflik nya tidak mengada-ngada. Kejeniusan penulisan sebenarnya ada pada tiga prinsip yang berbeda dari berbagai karakter. T'Chala dengan prinsip perdamaian dan mengutamakan rakyat nya (pemikiran raja bijaksana),  Nakia (Lupita Nyong'o) dengan prinsip kemanusiaan dan kepedulian yang tinggi. Bergerak individual dan solutif (Pemikiran revolusioner yang siap mengambil resiko) dan Erik Killmonger (Michael B. Jordan) meskipun tujuan nya untuk menyelamatkan kaum nya yang tertindas diluar wakanda namun mengambil jalan balas dendam / perang dan memperluas kekuasaan (pemikiran radikal) hal ini di lakukan ketika merasakan penderitaan langsung kaum nya di luar wakanda. Ditambah lagi Okoye dengan pemikiran Nasionalisme dan pengabdiannya yang kuat.


Ketiga tokoh memiliki keterkaitan yang kuat hingga membentuk konflik yang solid sekaligus problem solving yang logis. Konflik film ini juga membentuk kepribadian dan kematangan T'Chala sebagai raja baru Wakanda. 

Sebenarnya timeline dari film ini sangat membingungkan, Ceritanya adalah setelah kematian T'Chaka yang di akibatkan oleh Barnes / Bucky namun sebelum civil war terjadi. Karena tidak ada tanda-tanda disembunyikan nya Barnes dan #TeamCapt lainnya. Padahal mereka bisa cukup membantu saat T'Chala ada masalah. Kecuali Barnes yang memang dalam tahap pemulihan.

Erick Killmonger menjadi villain super keren dalam film ini, mungkin juga jadi villain yang bakal punya banyak fans seperti Loki. Dalam film ini, W'Kabi (Daniel Kaluuya) dan Shuri (Letitia Wright) menarik perhatian karena karakter dan akting nya yang sangat kuat. Sayangnya Agent Ross (Martin Freeman) harusnya bisa lebih norak dan kagum sehingga bisa jadi sumber komedi yang kuat.

                       

Rating 8,5/10

Penulis : 
Ashari @arhieashari, fanboy

No comments:

Post a Comment