Banner

Investasi Ala Gen Z dengan Aplikasi? Emang Bisa?

|
Foto : Financialexpress

padapanik.com - Investasi menjadi topik yang sedang hangat belakangan ini. Kesadaran akan milenial dan gen z dalam dunia finansial yang kian menggila, membuat mereka mulai memikirkan untuk investasi guna ‘menyelamatkan’ masa depan dari inflasi yang bisa datang sewaktu-waktu. Ditambah lagi dengan kemajuan teknologi yang kian pesat, investasi kini tidak lagi hanya bisa dilakukan oleh investor di dalam kantor. Kini, pelajar sampai bos sekalipun bisa melakukan investasi.

Bagaimana cara berinvestasi online tanpa takut tertipu? Pastikan Anda berinvestasi pada lembaga yang diawasi OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Untuk itu akan kami rangkum aplikasi investasi yang kredibel dan sudah diawasi oleh OJK yang bisa Anda gunakan untuk belajar investasi.

5 Aplikasi Investasi yang Sedang Digemari Gen Z dan Milennial 


Aplikasi Bibit





Bibit adalah salah satu aplikasi investasi reksadana yang ramah terhadap Gen Z. Pasalnya, untuk berinvestasi, Anda tidak perlu mengirimkan sejumlah berkas yang rumit. Setelah Anda menginstall aplikasinya, Anda hanya perlu registrasi 5 menit saja. Selain itu, Bibit juga akan merekomendasikan reksadana terbaik untuk Anda. Kelebihan lainnya, Anda bisa membeli reksadana melalui gopay. Untuk lebih lengkapnya, Anda bisa mengunjungi FAQ Bibit di https://faq.bibit.id/id/. Yang pasti, siapapun bisa investasi di Bibit.

Aplikasi Buka Reksa Bukalapak

Jual beli reksadana kini bisa dilakukan di aplikasi Bukalapak. Selama ini, kita hanya mengenal Bukalapak sebagai aplikasi jual beli online, namun juga aplikasi investasi. Cara investasi di Bukalapak sangatlah mudah. Pertama Anda harus memiliki aplikasi dan akun Bukalapak dahulu. Carilah menu Reksa Dana dan isi form beserta scan KTP dan tanda tangan. Setelah menunggu 1×24 Jam untuk diverifikkasi, Anda sudah bisa membeli sejumlah reksadana. 

Aplikasi Bareksa

Bareksa adalah portal aplikasi yang memperjualbelikan reksadana melalui online. Sejak berdiri pada tahun 2013, Bareksa memberikan sejumlah layanan berupa alat investasi, informasi investasi sampai komunitas investor. Caranya pun mudah, Anda hanya perlu membuat akun dan log in di aplikasi Bareksa. Setelah itu, isi formulir dan tanda tangan secara digital. Jika proses pendaftaran sudah selesai, Anda sudah bisa membeli reksadana untuk investasi.

Aplikasi Welma BCA



PT Bank Central Indonesia atau BCA baru-baru ini meluncurkan Wealth Menegement atau Welma untuk masyarakat Indonesia. Tujuan dari aplikasi ini adalah agar masyarakat yang sudah memiliki nomor investor individu dan nasabah BCA bisa membeli investasi melalui aplikasi. BCA ingin menggaet investor dari kalangan milennial dan Gen Z agar mereka melek akan literasi keuangan. Untuk memulai investasi Anda harus mengunduh dahulu aplikasi Welma di playstore. Sayangnya investasi ini hanya bisa dilakukan oleh nasabah BCA saja.


Aplikasi Tanam Duit



Tanam Duit adalah platform jual beli reksadana bagi mereka yang beru belajar berinvestasi. Oleh karena itu, tampilan dari aplikasi ini dibuat semenarik mungkin agar pengguna tidak kebingungan. Karena aplikasi Tanam Duit adalah aplikasi belajar investasi, pilihan reksadana di sini sangatlah terbatas. Cara investasinya sama seperti aplikasi lainnya yaitu mendaftar dan mengisi form. Untuk keamanan, aplikasi ini menyediakan fitur log in menggunakan sidik jari.


Sebelum Anda berinvestasi, sebaiknya Anda mempelajari dasar-dasar investasi dan mempelajari istilah-istilah yang paling sering digunakan. Rugi dalam investasi itu wajar. Ibarat Anda berinvestasi pada perusahaan, dan perusahaan itu mengalami defisit, maka nilai investasi Anda juga menurun. Ingat, semakin dini Anda melakukan investasi maka akan semakin bagus.

Penulis : 
Dian Nita @dii_nta 

No comments:

Post a Comment